PERWILAYAHAN PARIWISATA JABAR

PERWILAYAHAN PARIWISATA JABAR

Semester pertama tahun 2017 baru aja kita lewati, periode yang tentunya banyak meninggalkan kenangan buat saya pribadi 🙂
Bagaimana dengan kamu?
Gimana perjalanan sejarahmu?
I wish you had a sweat memory ever 🙂


Btw, ini merupakan artikel pertama dalam jurnal 90 hari Geowisata Cekungan Bandung yang merupakan artikel pembuka. Secara umum artikel ini mengenai pemetaan perwilayahan pariwisata Provinsi Jawa Barat. Sebelum masuk kepembahasan, tau kan jumlah kota dan kabupaten di Jawa Barat sekarang? Secara keseluruhan Jabar memiliki 9 Kota dan 18 Kabupaten saat ini, dengan Kab. Pangandaran dibentuk tahun 2012 menjadi kabupaten termuda yang hasil pemekaran dari Kab. Ciamis. Oiya tidak hanya kab. Ciamis yang melakukan pemekaran tetapi Jabar berencana melakukan wilayah pemekaran pada tahun 2020, setelah pada tahun 2000, Prov. Banten, Jabar telah melakukan pemekaran. Terdapat tiga pilihan wilayah pemekaran Jabar yang sudah masuk dalam agenda nasional, yaitu Priangan Timur + Jateng bagian barat (Cilacap dan Brebes), pembagian wilayah Jawa Barat bagian selatan dan utara. (sumber) . Kita nantikan kabar tersebut 3 tahun mendatang.

Jabar melalui RTRW 2009-2029 memiliki 6 kawasan andalan sistem nasional yang 5 diantaranya sektor pariwisata menjadi salah satu sektor unggulan, yaitu kawasan Bopunjur (Bogor-Puncak-Cianjur dks.); kawasan Sukabumi dsk.; Kawasan Purwasuka (Purwakarta, Subang, Karawang); Kawasan Cekungan Bandung; dan Kawasang Priangan Timur-Pangandaran). Untuk menindaklanjuti arahan wilayah pengambangan (WP), maka pada tahun 2015 Jabar mengeluarkan kebijakan terkait perencanaan kepariwisataan yaitu RIPPARPROV (Rendana Induk Pengembangan Kepariwisataan) Tahun 2015-2025 yang menargetkan sektor pariwisata berkontribusi terhadap PAD sebesar 10% (2019) dan 15% (2025) dengan memberikan arahan kebijakan terkait pembagian destinasi pariwisata Provinsi Jawa Barat menjadi 5 Destinasi Pariwisata Provinsi (DPP) yaitu:

  1. Destinasi Pariwisata Bogor – Cianjur – Sukabumi, dengan Kota Bogor sebagai pusat DPP Daerah;
  2. Destinasi Pariwisata Karawang – Bekasi dengan Kabupaten Bekasi sebagai pusat DPP Daerah;
  3. Destinasi Pariwisata Cirebon Raya, dengan Kota Cirebon sebagai pusat DPP Daerah;
  4. Destinasi Pariwisata Cekungan Bandung, dengan Kota Bandung pusat DPP Daerah; dan
  5. Destinasi Pariwisata Pangandaran – Tasikmalaya – Garut – Cianjur, dengan Kabupaten Pangandaran seabgai pusat DPP Daerah.

Peta perwilayahan pariwisata Provinsi Jawa Barat (RIPPARPROV Jabar, 2015)

Agak samar memang legenda dari peta diatas, tapi saya beri kemudahan membaca dan memahaminya secara umum.

  • Garis hitam putus-putus, artinya destinasi pariwisata provinsi Jabar. Yup seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, Jabar memiliki 5 destinasi pariwisata provinsi.
  • Garis merah, garis ini menunjukan Kawasan Strategis Pariwisata Provinsi (KSPP). Kawasan ini berperan penting dalam aktivitas pariwisata atau memiliki potensi pengembangan pariwisata yang secara khusus berpengaruh terhadap pembangunan keberlanjutan (sustainable development).
  • Garis biru navy, garis ini artinya Kawasan Pengembangan Pariwisata Provinsi (KPPP). Kawasan ini memiliki potensi untuk dijadikan kawasan pariwisata yang secara khusus memiliki karakter serta tema pariwisata alam, budaya, dan buatan.
  • Lingkaran kuning artinya Daya Tarik Wisata (DTW),lingkaran kuning tsb. diklasifikasikan kedalam 2 kategori, yaitu DTW primer (lingkaran kuning dengan tepian garis merah) dan DTW Sekunder (lingkaran kuning dengan garis hitam putus-putus).

Singkatnya, perwilayahan pariwisata Jabar terbagi menjadi 5 DPP, 9 KSPP, dan 8 KPPP. Untuk jumlah DTW primer dan sekundernya, boleh lah yang kamu hitung satu-satu di Perdanya 🙂

Perda RIPPARPROV Jabar 2015-2025, kmu bisa download di sini.


DPP KSPP KPPP
Destinasi pariwisata Bogor-Cianjur- Sukabumi 1.      Kawasan strategis ekowisata alam puncak dan sekitarnya.

2.      Kawasan strategis geowisata Pelabuhanratu-Ciletuh-Ujunggenteng dan sekitarnya.

3.      Kawasan Strategis pariwisata cagar budaya Cianjur-Sukabumi dan sekitarnya.

1.      Kawasan pengembangan pariwisata alam perkotaan Bogor-Depok dan sekitarnya

2.      Kawasan pengembangan ekowisata dan budaya Gunung Halimun-Salak-Gede Pangrango, dan sekitarnya.

Destinasi pariwisata Karawang-Bekasi 4.      Kawasan strategis pariwisata industro Bekasi-Karawang dan sekitarnya. 3.      Kawasan pengembangan pariwisata heritage Karawang-Bekasi dan sekitarnya.
Destinasi Pariwisata Cirebon Raya

 

5.      Kawasan Strategis Pariwisata Sejarah dan Keraton di Cirebon dan sekitarnya

 

4.      Kawasan Pengembangan Pariwisata Pantai Utara Subang-Indramayu

5.      Kawasan Pengembangan Ekowisata Alam Pegunungan Majalengka-Kuningan dan sekitarnya

Destinasi Pariwisata Cekungan Bandung 6.      Kawasan strategis pariwisata kreatif Bandung dan sekitarnya

7.      Kawasan strategis pariwisata alam Bandung Selatan-Garut dan sekitarnya.

6.      Kawasan pengembangan agrowisata perkebunan Subang-Purwakarta dan sekitarnya.

7.      Kawasan pengembangan pariwisata pendidikan berbasis alam Bandung Barat-Purwakarta dan sekitarnya.

Destinasi Pariwisata Pangandaran- Tasikmalaya-Garut-Cianjur

 

8.      Kawasan Strategis Budaya Priangan dan Alam Bahari di Priangan dan sekitarnya

9.      Kawasan Strategis Ekowisata Pantai Apra-Cipatujah dan sekitarnya

8.      KawasanPengembangan Pariwisata Kriyadan Budaya Tasikmalaya dan sekitarnya
0

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *